Ungkapan Hati Cinta

Akankah sejarah terulang?

Akankah kenangan terkubur waktu?

Akankah kesesakan hanya hebusan udara neraka?

Akankah jiwa yang kosong akan mudah menerima hati?

Akankah orang atau cinta yang kekal?

Akankah diri khan kembali kesejatinya aku?

Akankah mentari menyinari jiwa yang beku?

Akankah rembulan masuk dan basahi hati?

Akankah jiwa yang pergi untuk kembali?

Akankah tatapan inidah hanya fatamorgana?

Akankah air tertahan mengalir?

Akankah suara nyaring terdengar dekat?

Akankah ratapan hati taklukan jiwa?

Akankah cinta tak memiliki?

Akankah langit bertema indah?

Kesadaran mengingatkan peran

Rasio mengatakan sudah dan tataplah alam

Waktu mengalir mensudahi apa yang telah disepakati

Maka sudahlah kembalilah seperti yang dulu

Tapi rasa ingatkan sesakkan dada

Rasa sesakkan dada

Terungkap senyum rahut hawa

Khan embun suci menderukan kelopak hati

Ingin rasa teriak keras terdengar hingga surga

Mungkin penawar empedu cinta

Saat malam menjemput pagi

Setia menunggu datangnya surya

Aku yang terpaku dalam gelap

Terbujur dingin membeku

Tiada sadar aku semakin jauh terhempas

Hingga memudar karena kelelahan (Ry)

Teriknya mentari siang ini

Membakar jiwa yang gersang karena rindu

Akankah setetes embun khan turun tuk padamkan bara?

Agar benih cinta harum semerbak tercium hingga surga

Satu masa

Binar itu menaburserakan siramarama

Hingga bulan bintang seakan menyirna

Kini mentaripun tak kutemukan

Walau malam telah menepikan dermaga (Ry)

Luapan rasa hamparkan jiwa

Tusukan rasa mematri hati

Gempita rasa rintihan jiwa

Gelombang rasa ingatkan hawa

Terungkap kata kangen

Temukan muka pecinta

Hadapkan jiwa untuk dicinta

Gerak pecinta untuk Pencipta

Untaian embun pagi sejukan hati

Terkilas wajah getarkan hati

Rasa menderu terlintas bayang hawa

Detak kencang tak sadarkan insan

Mabuk anggur cinta

Fanorama khian indah terindera

Hening malam terbang bersama angin

Tangan menari rasa

Mata terpandang untuk-nya

Qolb sucikan-nya

Fikiran imajin sifat-nya

Menyatulah dalam anggur cinta

Sematkan hidup hanya pada-Nya

Suara burung bernyanyi dengan gembira

Khan kesedihan hilang tertelan masa?

Biar rasa mengalir tanpa paksa

Kembalilah jiwa yang beku

Kenangan ungkapkan hati bertabur sukma hanya fatamorgana

Ketika dua jiwa bertemu dan tenggelam dalam pusaran kasih

Maka jangan pernah salahkan alam (Ry)

Perihal Muhammad Abdul Halim Sani
Muhammad Abdul Halim Sani. Saya alumnus Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2005. Aktivitas menjadi tenaga edukasi SMP Muhammadiyah 1 Kota Depok Jawa Barat dan Sekolah Pasca Sarjana Universitas Indonesia dengan Program Kesejahteraan Sosial "2009". Selain di sekolah Muh, saya juga sebagai kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang dibesarkan dalam kultur ke-Jogja-an, serta aktif di DPP IMM 2008-2010 dan melanjutkan studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Indonesia 2009. Kultur ke-Jogja-an ini yang menjadikan saya sebagai kader Ikatan sampai saat sekarang, dan bahkan dalam kontrak sosial dalam ke-Instruktur-an menjadikan saya sebagai instruktur untuk selamanya selama masih dalam Ikatan. Motto: "Manusia berproses menuju kesempurnaan maka jadilah yang terbaik dalam rangka Ibadah pada Ilahiah". Saya, seorang yang senang berdiskusi dan sekarang lagi mengkaji pemikiran Kuntowijoyo dengan grand tema profetik. Oleh karena itu saya mohon masukan dari teman-teman yang agar dapat menambah pengetahuan saya yang berkaitan dengan paradigma profetik, Mimpi-mimpi mari kita lakukan dengan mejawab problem peradaban modern yang telah menimbulkan dehumanisasi, dan ekploitasi yang sangat berlebih terhadap alam. Oleh karena, itu tugas kita berupaya menginterasikan agama dengan ilmu pengetahun lewat Pengilmuan Islam bukannya Islamisasi Ilmu Pengetahuan. Email; sani_cilacap@yahoo.com. Terimakasih atas masukannya.

One Response to Ungkapan Hati Cinta

  1. Wahyu Anggriawan mengatakan:

    nyentuh banget ungkapannya. makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: